
"iPhone punya software khusus yang dapat mengaktifkan secara mandiri tanpa pemiliknyya menekan tombol. Dan Software mengumpulkan informasi tentang pengguna" Ungkap Kucherena Kepada RIA Novosti.
Edward Snowden mengingatkan kepada para pengguna iPhone atas potensi pengawasan. Makanya Edward Snowden tidak pernah menggunakan perangkat iPhone. Namun ia menyerahkan keputusan akhir kepada pengguna, apakah tetap ingin memiliki iPhone atau tidak.
Klaim Snowden itu tampaknya bisa mengguncang perusahaan yang didirikan Steve Jobs itu. Sebab belum lama ini, Apple mengampanyekan komitmen perusahaan untuk meningkatkan privasi pengguna.
Edward Snowden
Bahkan Apple, Inc. mengklaim pemerintah negara dunia manapun tak akan bisa mendapatkan data personal pengguna perngkat yang berbasis iOS 8.Produsen iPad itu diketahui juga bergabung dengan sejumlah perusahaan teknologi dunia mendorong penguatan kebijakan perlindungan privasi.
Sebelumnya, melansir The Independent, NSA telah mempublikaskan dokumen yang mengungkap bagaimana mitra intelijennya asal Inggris, GCHQ, menggunakan identifikasi khusus iPhone, UDID, untuk melacak individu tertentu. Dokumen yang dirilis itu sejauh ini tidak memuat adanya penanaman software khusus pada iPhone. Tapi diyakini nantinya bakal muncul dokumen yang mengungkap soal penanaman software mata-mata tersebut
Dikutip dari : VIVA
*Postingan ini tidak bermaksud untuk menghasut pihak manapun, melainkan hanya sebagai informasi
0 comments :
Post a Comment