Belakangan ini muncul sebuah kategori dalam dunia PC yakni perangkat notebook 2 in 1. Perangkat ini bisa menjadi PC dan dengan mudah bisa digunakan untuk menjadi tablet.
Meski menawarkan kemudahan fungsi perangkat, namun perangkat ini belum menjadi tren di Indonesia pada tahun ini.
Menurut Senior Market Analyst PT.IDC (International Data Corporation), konsumen masih butuh edukasi tentang pemanfaatan perangkat kategori hibrid tersebut.
"Konsepnya bagus. Segmennya kan agar para enterprise (perusahaan) dan profesional bisnis agar lebih mobilitas lagi, tapi menurut kami 2 in 1 masih perlu edukasi lagi kepada konsumen," jelas Lutfi ditemui di Jakarta.
Sementara itu, tambah dia, enterprise masih belum mempercayai perangkat tersebut bisa mendukung pekerjaan. Perusahaan masih percaya dengan fungsi PC.
Mengenai pangsa pasar kategori notebook 2 in 1 ini, Luthfi mengatakan masih sangat kecil, yakni sekitar di bawah 10 persen.
PART II :
Perangkat Canggih Ini Sulit Booming Di Indonesia Part II
0 comments :
Post a Comment